Oleh : Ustadz Ali Saman Hasan LC,.
Alhamdulillah atas segala karunia dan nikmat Alloh Subhananu wataala kepada kita semua, sehingga rasa syukur kita tidak pernah terhentikan dari lisan kita untuk bertahmid
“ alhamdullilah , bertasbih “ subhanaalloh” , dan kita semua tidak mampu untuk mendatangkan suatu kenikmatan walau sekecil lalat sekalipun “ La haula wala kuwata illa billah “ .Maka kenikmatan yang mana yang kita ingkari ? karunia yang manakah yang kita dustakan ? semua datangnya dari Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang “ Ar Rahmah” dan “ Ar Rahim ” .
↝↝↝ 5 penyejuk hati ↜↜↜↜
1. Baca Al Qur’an Al Karim dan maknanya
Al Quran merupakan kalam Alloh Swt dan bukan makhluq seperti kita , dan menurut prinsip Ahlu Sunnah Wal Jamaah al qur’an tidak boleh dikatakan sebagai makhluq . Imam Ahmad R.a adalah seorang Imam yang teguh memperjuangkan masalah ini sehingga beliau mendapat julukan Imam Ahlu Sunnah Wal Jamaah. AL Qur’an merupakan petunjuk bagi orang-orang yang beriman :
" الم ذلك الكتاب لا ريب فيه هدى للمتقين " البقرة 1-2
( ( Alif Lam Min , Kitab Al qur’an itu tidak ada keraguan didalamnya , dan merupakan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa )) al Baqoroh 1-2.
Alloh SWt telah menerangkan didalam Al Qur’an tentang cerita orang-orang pendahulu sebelum kita, menceritakan tentang penciptaan langit dan bumi , menerangkan halal dan haram, menerangkan akhlaq budi pekerti yang mulia, hukum-hukm ibadah, jejak para nabi dan rasul, balasan orang-orang yang beriman dan orang-orang kafir, menggambarkan tentang sorga dan neraka, menjadi obat hati seorang yang sakit , petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Wajib atas umat ini untuk mengikuti dan berhukum dengan Al Qur’an dengan meruju’ hadits nabi Saw yang shohih dan benar yang diajarkan oleh beliau dan bukan memahaminya dengan akal pikiran biasa yang penuh dengan keterbatasan. :
" وأنزلنا إليك الذكر لتبين للناس ما نزل إليهم ولعلهم يتفكرون "
(( Dan Kami turunkan Adz Dzikro ( Al Qur’an ) kepada engkau ( Muhammad ) agar engaku menjelaskan kepada manusia tentang apa-apa yang telah diturunkan kepada mereka supaya mereka berpikir ))[4]
Al Qur’an yang mulia tidak diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw dengan cara sekaligus, akan tetapi berangsur-angsur sesuai dengan kejadian atau merupakan jawaban problematika kehidupan yang pernah ditanyakan Nabi kepada Alloh Swt selama kurang lebih 23 tahun ketika Nabi Saw berada di Makkah dan Madinah dengan disaksikan oleh sahabat-sahabat beliau .Al Qur’an yang mulia tidak diturunkan dengan sia-sia , bukan hanya sebatas bacaan wajib umat islam saja , atau di alun-alunkan dengan suara emas, dilengkingkan dengan nafas yang panjang, di lombakan dalam musabaqoh tilawah akan tetapi Islam mengajarkan kita untuk belajar memahami Al Qur’an mengahafalkan ayat-ayatnya mempelajari tafsirnya dan merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari .
" تاب أنزلناه إليك مبارك ليدبروا آياته وليتذكروا أولوا الألباب "
(( Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepada kamu dengan penuh berkah supaya mereka meperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran ))[5]
Nabi Saw bersabda :
" من قرا حرفا من كتاب الله فله به حسنة والحسنة بعشر أمثالها ولا أقول ألم حرف ولكن ألف حرف ولام حرف وميم حرف " رواه الترمذي
“ Barang siapa yang menbaca satu huruf dalam al Qur’an maka dia kan mendapatkan satu kebaikan dan satu kebaikan dengan 10 kali lipat dari yang sejenisnya, aku tidak katakan ALIF LAM MIN satu huruf akan tetapi alif satu huruf lam satu huruf min satu huruf “ .[6]
2.Mengerjakan sholat Malam / Qiyamul Lail
Mendirikan dan mengerjakan sholat malam merupakan hal yang kedua , Alloh SWT banyak menceritakan tentang sholat malam/ qiyamul lail ini dalam surat al Muzammil ayat 1 sampai dengan ayat yang ke 20 . sholat malam banyak sekali menyembuhkan penyakit hati dan al wahan seperti hadits yang tersebut diatas. Dengan sholat malam sesorang akan bisa memberikan banyak hal dalam kehidupannya sehari-hari , ada 4 hal yang sangat penting yang dihasilkan oleh qiyamul lail :
Akan menjadikan dia lebih khusu’ baca al Qur’an dan memahami maknanya.
Menjadikan drinya sebagai orang yang khusu’ dalam berdzkir.
Menjadikan dirinya orang yang memiliki rasa tawakal kepada Alloh yang tinggi.
Menjadikan dirinya sebagi orang yang sabar akan cobaan dan celaan orang.
Alloh SWT memuji orang-orang yang melakukan qiyamul lail , didalam banyak ayat , salah satunya adalah , surat Ad Dzariyat ayat 15 – 19 : (( Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa kepa Alloh SWT didalam Suga Nya yang mengalir dibawah mata air, Mereka akan mendapatkan apa yang Allah SWT berikan kepa mereka karena mereka telah berbuat baik sebelumnya, yaitu mereka sedikit sekali tidurnya karena mereka melakukan qiyamul lail )). Nabi kita juga menceritakan tentang keutamaan orang-orang yang selalu melakukan qiyamul lail seperti dalam sabda beliau berikut ini :
عليكم بقيام الليل فإنه داب الصالحين من قبلكم وهو قربة لكم إلى ربكم ومكفرة للسيئات ومنهاة عن الإثم
“ Hendaklah kalian mengerjakan qiyamul lail sholat malam karena itu adalah kebiasaan orang-orang sholeh sebelum kalian dan merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan kalian dan bisa menggugurkan dosa-dosa kalian dan mencegah dari perbuatan dosa “ .[7]
أتاني جبريل فقال يا محمد عش ما شئت فإنك ميت وأحبب من شئت فإنك مفارقه ، واعمل ما شئت فإنك مجزي به ، واعلم أن شرف المؤمن قيام الليل وعزه استغناءه عن الناس
“ Malaikat Jibril pernah medatangiku , maka dia berkata kepadaku : Wahai Muhammad hiduplah sesuai dengan kehendakmua karena sesungguhnya engkau akan mati, cintailah sekehendak engkau karena orang yang engkau cintai akan meninggalkan kamu , beramallah sesuka engkau karena engkau akan diberikan pahala disisinya, ketahuilah sesungguhnya kemulyaan seorang mukmin itu dikarenakan dia menjalankan qiyamul lail dan kebesarannya dengan tidak meminta kepada manusia .”[8]
Berkata Al Hasan al Basri : “ Aku tidak pernah melihat dan mendapatkan suatu ibadah yang lebih berat rasanya dari sholat dioertengahan malam , maka dikatakan kepada beliau : Kenapa kita mendapatkan orang-orang yang melakukan tahajud itu memiliki cahaya dalam wajah mereka ? beliau menjawab: Karena mereka suka menyepikan dirinya diwaktu malam untuk bertemu dengan Alloh SWT maka Alloh SWT berikan cahaya memberkas dalam wajahnya..” [9]
Tingkatan-tingkatan menjalankan Qiyamul lail :
Mengerjakannya semalam penuh seperti yang pernah dilakukan oleh salaf sholih.
Mengerjakannya dalam waktu sebagian malam saja.
Mengerjakannya dalam waktu sepertiga malam saja..
Mengerjakannya dalam waktu seperenam malam atau seperlima malam.
Mengerjakannya dalam waktu sempit sebelum masuk waktu subuh dengan jarak 4 rakaat atau 2 raakat.[10]
3.Berkumpul Dengan Orang-orang Sholeh.
Berkumpul dengan orang-orang yang sholeh artinya bergaul dengan mereka, menjadi komunitas mereka, saling membantu sesama, layaknya kita memperlakukan mereka sebagai saudara kandung kita sendiri . bergaul dengan orang-orang yang sholeh merupakan tututan kehidupan kita sekarang ini, dengan maraknya pergaulan bebas yang semakin merebak dimasyarakat sehingga tidak jelas mana yang Al Haq dan Al Bathil dalam praktek kehidupan sehari-hari.Rasululloh Saw pernah bersabda tentang Al Jalis As Sholeh dengan al Jalis As Suu’, ibarat kita berteman dengan penjual minyak wangi dengan seoarang pandai besi.
عن أبي موسى الأشعري عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : " مثل الجليس الصالح والجليس السوء كحامل المسك ونافخ الكير فحامل المسك إما أن يحذيك وإما أن تبتاع منه وإما أن تجد منه ريحا طيبة ونافخ الكير إما أن يحترق ثيابك وإما أن تجد منه ريحا خبيثة
“ Dari Abi Musa Al Asy’ary dari Nabi Saw beliau berkata : Perumpamaan orang yang bergaul dengan orang sholeh dan orang yang bergaul dengan seorang yang berakhlaq buruk, bagaikan bergaul dengan penjual minyak wangi/ misk , engkau akan mencobanya atau engkau akan membelinya atau engkau akan mendapatkan bau yang harum , dan orang yang bergaul dengan orang yang jelek bagaikan dia bergaul dengan pandai besi yang mungkin baju yang engakau pakai akan terkena api sehingga terbakar atau engakau mendapatkan bau yang tidak sedap melekat di badan” .[11]
Teman adalah orang yang terdekat yang paling berpengaruh dan akan mewarnai dalam kehidupan kita seperti perkataan Nabi Saw :
” Seseorang itu berada didalam agama saudaranya maka hendaklah dia melihat dengan siapa dia berteman “ .[12]
Kita mungkin mengelak bahwa : Oh saya bisa menjaga diri ,banyak sekali contoh yang menerangkan sampai kita tahu burung yang ada di langit selalu bersama-sama dengan komunitasnya. Rasulloh Saw pernah menceritakan dalam sebuah hadits , bahwa seorang yang memiliki kandang kuda atau onta dan memeliharanya akan kita lihat selalu sombong mengangkat kepalanya seperti layaknya onta dan kuda yang selalu kepala diatas, namum orang yang memiliki dan menggembala kambing dia selalu menundukkan kepala bagaikan kambing yang sedang menundukkan kepalanya untuk mencari rumput dan makanan, orang yang mengendarahi mobil yangmewah berdeda dengan orang yang sedekar memiliki mobil butut , kita melihat perbedaan dalam cara berpakaian,
Cara jalan dan cara berdandan.
Dengan kejadian alam ini semua jelas bagi kita bahwa penggemar orang-orang sholeh akan mendapatkan faedah dan keutamaan tersendiri dan terrangkum dalam hal-hal berikut ini :
1. Orang-orang yang sholeh akan akan selalu mengingatkan kita kepada yang benar Al Haq dan memotivasinya agar kita mecintainya.
2. Orang-orang yang sholeh selalu mengajak kita untuk mecintai kebaikan dan selalu mengajarkan untuk berbuat zuhud.
3. Orang-orang sholeh selalu mengajarkan yang haq dan tidak pernah menjadikan keraguan dalam al haq yang kita amalkan .
4. Orang-orang sholeh adalah wali-wali Alloh dan tentara-tentara kebenaran.
5. Orang-orang sholeh selalu menasehatkan kita agar menjauhi dosa dan menggambarkan
dosa-dosa kecil besar dimata mereka apalagi dosa-dosa besar.
Penyesalan yang akan terjadi nanti apabila kita berteman dengan orang-orang yang buruk budi pekerti ( bejat akhlak), mereka semua akan berlepas diri dengan kita , mereka akan mengurusi diri mereka sendiri dihadapan Alloh SWT dan untuk menolong dirinya pun tidak bisa.[13]
4. Perbanyaklah berpuasa
Berpuasa adalah salah satu cara mendekati diri kepa Alloh SWt, dan puasa memiliki dua pengaruh yang kuat kedalam hati kita :
Puasa merupakan , amalan hati yang paling rahasia karena antara dia dengan Alloh saja lah yang tahu apakah dia berpuasa ataupun tidak .
Puasa merupakan perbuatan yang akan membuat kecemburuan setan karena segal macam senjatanya tidak mampu menipunya, dalam hal ini adalah nafsu dan sahwat makan dan minum.
Puasa merupakan cara untuk melatih diri kita agar senantiasa mejalankan perintah-perintah Nya dan menjauhi larangannya.
Hadits –hadits tentang puasa :
1. كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلا الصيام فغنه لي وأنا أجزي به ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي للصائم فرحتان فرحة عند فطره وفرحة عند لقاء ربه ولخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المشك
2.عن ابن عمرو أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : الصيام والقران يشفعان للعبد يوم القيامة يقول الصيام اي رب إني منعته الطعام والشهوات بالنهار فشفعني فيه ويقول القران رب منعته النوم بالليل فشفعني فيه فيشفعان – رواه أحمد في المسند –
2. Dari Ibnu Amr bahwasannya Rasulullah Saw bersabda : Puasa dan Al Qur’an akan memberikan syafa’at pertolongan nanti di hari kiamat , maka berkatalah Asshiyam/puasa ,” Ya Tuhanku aku telah melarangnya dari makanan dan syahawat diwaktu siang hari maka berikan syafaat kepadaku untuk dia , berkata al Qur’an : Ya Tuhanku ak
5. Perpanjang Dzikir Malam
Tidak diragukan lagi setiap orang kenal dengan kata-kata dzikir dan tidak asing lagi di telinga kita , dzikir merupakan alat untuk medekatkan diri kepada Alloh Swt .
(( يأيها الذين آمنوا اذكروا الله الله ذكرا كثيرا )) الأحزاب 41
(( Wahai Orang-orang yang beriman berdzikirlah kalian kepada Alloh dengan dzikir yang banyak )) al Ahzab 41.
Berdzikir adalah mengingat Alloh SWT dengan cara menyebut nama-nama dan sifat-sifat Alloh yang mulia , dan mengikuti contoh tuntunan rasulloh Saw dalam berdzikir kepada Alloh SWT. Seseorang yang tidak pernah melakukan dzikir kepada Alloh SWT maka dia akan merugi di hari kiamat:
عن عائشة قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ما من ساعة تمر بابن آدم لايذكر الله تعالى فيها إلا تحسر عليها يوم القيامة .
“Dari Aisyah dia berkata , berkata Rasullah Saw : Tidaklah ada suatu waktu yang akan melewati anak adam dan dia tidak berdzikir kepada Alloh SWT maka dia akan merugi dihari kiamat .” [14]
Banyak sekali hadits –hadits Rasulloh Saw yang menerangkan tentang dzikir ini akan tetapi disana ada manfaat dan faedah penting dari dzikir itu sendiri yang saya akan ringkaskan dari kitab al adiyyah wal adzkar sebagai berikut ini :
Dzikir itu akan mendatangkan kebahagian dan kelapangan hati bagi diri kita , ketentraman , kenyamanan dan kepausan hati yang luar biasa jauh dari pada kepenatan dunia yang mebosankan ini .
Dzikir akan menghapuskan dosa-dosa dan akan menyelamatkan dia dari adzab dan sengatan api neraka.
Dzikir akan mengahasilkan ganjaran dan pahala dari Alloh SWT yang tidak ada pada jenis amalan lain.
Dzikir adalah adalah tanaman kita disorga kelak , sorga itu memilik tanah yang subur , dan dzikir adalah tanamannya yang akan berkembang terus.
Dzikir akan menjadi cahaya bagi diri dia di dunia ini , akan menjadi cahaya di kuburannya kelak, akan menjadi cahaya ketika kita melewati sirat mustakim.
Dzikir akan menjadikan pelakunya mendapatkan sholawat dari Alloh SWT dan para malaikat Nya.
Dzikir merupakan sebab pemantapan keimanan seseorang kepada Alloh SWT.
Dzikir merupakan obat penyembuh dari penyakit hati .
Dzikir akan mendekatkan sesorang kepada Allh dan kebersamaan Alloh selalu ada bersama dirinya.[15]
Mudah-mudahan dengan tombo Ati kita bisa terbebas dari penyakit-penyakit hati yang selama ini mebikin kelam hati kita dan meninggalkan noda-noda hitam yang selalu membekas didiri kita.amin
Buku-buku referensi :
AL Qur’an dan terjemahnya cet saudi arabia.
Mukhtasor minhajul Qosidin , ibnu qudamah almaqdisi cet. Maktabah Al baz.
Qowaid wa fawaid min Al Arbain Annawawiyyah, Nadzim Sultan , cet darul Hijrah.
Fikih Al Adiyyah , Prtof Dr.Abdur Rozaq cet madinah.
Kitab Al maasyi , Hamid Al Muslih cet. Maktabah Al Diya’.
Majalah Umati edisi 406 cet Mesir.
AL Wajiz fi aqidah , Abdullah Abdul Hamid , cet Dar Aroyah.
[1] Diriwayatkan oleh Abu dawud dalam kitab al Malahim , di sahkan oleh Iman Al Bani dalam kitab silsilah hadits sohih no. Hadits 958.
[2] Lihat kitab al kafi liman saala an dawa isy Syafi.
[3] Hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitab Al Musnad.
[4] Surat AN Nahal ayat 44.
[5] . Surah Shod ayat 29.
[6] Hadits shihih diriwayatkan oleh Iman At Tirmidzi dan di sahkan oleh Al Bani .
[7] Hadits diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi ..no. 3549, dan hadist ini telah diriwayatkan oleh Imam Al Hakim dan telah disetujui oleh Imam Ad Dzahabi dan di hasankan oleh Albani dalam AL Irwa’ 452.
[8] Haduts diriwayatkan oleh Imam At Thobrani didalm kitab Mu’jam Al Ausath dan telah di hasankan oleh Imam Albani.
[9] Kitab Mukhtasor Minhajul Qosidin hal 103 , editor Ridwan Jami Ridwan.
[10] Minhajul Qosidin hal 106 – 108.
[11] Hadits diriwayatkan oleh AL Bukhari dan Muslim dan dishoihkan oleh keduanya , lihat kitab al lu’lu wal marjan no. Hadits 1687.
[12] Hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin hanbal, Abu Dawud, dan Tirmidzi dengan sanad yang baik dari sahabat Abu Hurairoh.
[13] Lihat firman Alloh SWT dalam surat al Zuhruf ayat 67-68 .
[14] Kitab Syuabul Iman No. Hadits 508, kitab al Hilyah 5/362 dihasankan oleh Al bani didalam sohih Al Jami 5720.
[15] Fikih al adiyyah wal adzkar , Prof Dr. Abdurozaq Al Abad al Badr hal 1 /1-20.
